Hakikat Dakwah
Oleh Siti
Majidah, Lc, MA.
·
Dakwah adalah upaya “menurunkan” dan menjadikan nilai-nilai al-Qur’an
agar dapat membudaya dalam kehidupan masyarakat.
·
Dakwah juga merupakan rekayasa
sosial guna membentuk persekutuan budaya yang para anggotanya menaati kerangka
ide dan nilai-nilai yang bersumber dari al-Qur’an dan sunnah untuk menjaga
kehidupan yang harmonis dan tidak anarkis.
·
Dakwah Islam : ajakan yang tujuannya dapat tercapai tanpa paksaan
(kebebasan)
·
Dakwah Islam : ajakan untuk berfikir, berdebat dan berargumen
(rasionalitas)
·
Objek dakwah semua manusia tanpa ada batasan (universalitas)
Sistematika Dakwah terdiri dari
1. Subjek Dakwah
2. Objek Dakwah
3. Masalah dan Tujuan Dakwah
4. Materi Dakwah
5. Metode Dakwah
6. Sarana, Media, dan Dana Dakwah
7. Proses Sistematika Dakwah (INPUT, PROSES, OUPUT)
Subjek Dakwah (Da’i)
Pengertian da’i adalah setiap orang
yang mengajak, memerintahkan orang di
jalan Allah (fi-Sabiilillah), atau mengajak orang untuk memahami dan mengamalkan al-Qur'an dan
as-Sunnah nabi Muhammad SAW
Kompetensi Da’i
Ø Kompetensi da’i dari dua; 1) kompetensi substantif; 2)
kompetensi metodologis.
Ø Kompetensi substantif adalah kemampuan dai dalam hal
penguasaan terhadap materi, sikap dan mental yang dibutuhkan dalam berdakwah.
Ø Kompetensi metodologis adalah kemampuan da’i dalam
menguasai metode, perencanaan, menajemen dakwah.
Kompetensi Substantif
terdiri dari
ü
Memahami agama Islam secara konperhensif, tepat dan benar
ü
Memiliki al-akhlaq
al-karimah
ü
Mengetahui perkembangan ilmu
pengetahuan
ü
Memahami tujuan dakwah
ü
Mencintai objek dakwah (mad’u)
ü
Mengenal kondisi lingkungan dengan baik
ü
Memiliki kejujuran dan rasa ikhlas
Kompetensi metodologis berupa
ü mampu mengidentifikasi permasalahan da’wah yang
dihadapi
ü mampu mencari dan mendapatkan informasi mengenai
ciri-ciri obyektif dan subyektif obyek da’wah serta kondisi lingkungannya
ü mampu menyusun langkah dan perencanaan dakwah
ü mampu merealisasikan perencanaan dakwah






0 komentar:
Posting Komentar