MANIFESTASI PENGALAMAN ISLAM KADER MUHAMMADIYAH
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs

1.      Memahami hakikat Islam secara menyeluruh ( aqidah, akhlaq, ibadah, mu`amalat )
2.      Melandasi segala seuatu dengan niat ikhlas
3.      Mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh ( pribadi, keluarga dan masyarakat )
4.      Semangat jihad memperjuangkan Islam
5.      Kesediaan berkorban untuk Islam ( waktu, harta, tenaga, bahkan nyawa )
6.      Keteguhan hati dalam memperjuangkan Islam ( tahan ancaman maupun godaan )
7.      Mematuhi pimpinan selama dalam kebenaran
8.      Mengamalkan ukhuwah Islamiyah dalam bermasyarakat
9.      Aktif dalam dakwah Islam ( Muhammadiyah ) secara murni dan penuh
10.  Bisa percaya &mempercayai orang lain dalam organisasi
Pesan KH. Ahmad Dahlan yang disampaikan oleh Nyi Ahmad Dahlan saat berbaring sakit
1.      Hendaklah kamu jangan sekali - kali menduakan pandangan Muhammadiyah dengan perkkumpulan lain
2.      Jangan sentimen, jangan sakit hati kalau menerima cobaan dan kritikan
3.      Jangan sombong, jangan berbesar hati kalau menerima pujian
4.      Jangan Jubriya ( ngujub-kibir-riya)
5.      Dengan ikhlas murni hatinya, kalau sedang berkembang harta, pikiran dan tenaga

6.      Harus bersungguh - sungguh hati dan tetap tegak pendiriannya( janga was - was )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

 PROFIL KADER BERKARAKTER & NILAI PERJUANGAN TOKOH MUHAMMADIYAH
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs

Baik burukny organisasi Muhammadiyah pada masa yang akan datang dapat dilihat dari baik buruknya pendidikan kader yang sekarang ini dilakukan. Jika pendidikan kader sekarang ini baik, maka Muhammadiyah di masa yang akan datang akan baik, sebaiknya apabila jelek maka Muhammadiyah pada masa yang akan datang juga jelek.” ( Prof. Dr. H. A. Mukti Ali )
Pengertian kader
Elit : bagian yang terpilih dan yang terbaik karena terlatih
Inti tetap suatu resimen
Kelompok manusia yang terbaik kerana terpilih, merupakan inti dari kelompok yang lebih besar dan terorganisir secara permanen.

Kader Muhammadiyah sebagai hasil dari proses perkaderan adalah anggota ini yang diorganisir secara permanen dan berkemampuan dalam menjalankan tugas serta misi di lingkungan Persyarikatan, umat dan bangsa guna mencapai tujuan Muhammadiyah.

Fungsi Kader
1.      Anggota inti penggerak organisasi
2.      Berperan sebagai kader persyarikatan, umat dan bangsa
3.      Basis pergerakan : Jamaah, Pimpinan, amal usaha dan ortom adalah kader.
Profil Kader Muhammadiyah
1, kompetensi Keahlian
Kemurnian aqidah
Ketekunan beribadah
Keikhlasan
Sidiq
Amanah
Berjiwa gerakan
2.Kompetensi akademis dan intelektual
Semangat tajdid 9 berkemajuan )
Fathonah
Istiqomah
Etos belajar / bekerja
Moderat
3.kompetensi Sosial Kemanusiaan
Kesalehan
Kepedulian sosial
Suka beramal
Keteladanan
Tabligh

Percaya diri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

LANDASAN IDEAL MUHAMMADIYAH
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs


وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى ٱلْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ ۚ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma´ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.
(QS: Ali Imran Ayat: 104)
HM Djindar Tamimy :
“Ber-Muhammadiyah itu, harus dimulai dari dan selanjutnya harus tetap bersandar kepada pengertian atau faham dan keyakinan agama yang meliputi : a). Memahami sungguh - sungguh ajaran agama Islam dengan tepat b). Menyadari sungguh - sungguh bahwa untuk melaksanakan dan menerapakan agama Islam dalam arti yang sebenar - benarnya, tidak akan dapat tanpa “ber-organisasi” dengan disertai “jihad bil amwal wal anfus” ( HM. Djindar Tamimy, 1978:3 )
Dakwah amar ma`ruf nahi munkar dapat dilaksankan oleh sekelompok orang dalam umat. Hukumnya fardhu kifayah
Muhammadiyah mengambil inisiatif terdepan untuk melaksanakan fardu kifayah tersebut
Dan untuk mewujudkannya perlu wadah organisasi
MUHAMMADIYAH ADALAH GERAKAN DAKWAH ISLAM
QS. Al-Maun : 1 - 7

 
 أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ ﴿١﴾ فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ ﴿٢﴾ وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ ﴿٣﴾ فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّينَ ﴿٤﴾ الَّذِينَ هُمْ عَن صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ ﴿٥﴾ الَّذِينَ هُمْ يُرَاؤُونَ ﴿٦﴾ وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ ﴿٧﴾
  
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya. dan  enggan (menolong dengan) barang berguna.
Fisiknya sholat, tetapi hati. Jiwa dan perilakunya tidak ikut shalat. Yaitu yang shalatnya tidak berdampak pada perilaku sosialnya sehari - hari.

KH Ahmad Dahlan : Betulkan kita sebagai orang Islam yang berani menyerahkan harta dan jiwa raganya di bawah hukum Allah”.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PAHAM AGAMA DALAM MUHAMMADIYAH
Menggali Khazanah Pemikiran dan Paham Islam dalam Muhammadiyah
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs
Anggaran Dasar Muhammadiyah
Muhammadiyah merupakan gerakan Islam berasas Islam, bersumber pada Al Quran dan Sunnah Nabi yang maqbulah, yang gerakannya melaksanakan dakwah amar ma`ruf nahi mungkar dan tajdid, dengan maksud dan tujuan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar - benarnya.
Paham agama dalam Muhammadiyah
ü  Kembali kepada Al Quran dan As Sunnah
ü  Tajdid
ü  Islam sebagai satu mata rantai ajaran Allah SWT yang diturunkan kepada para Nabi hingga Nabi Muhammad SAW. sebagai nabi dan rasul terakhir ( MKCH butir ke 2 )
Permasalahan yang dihadapi berupa munculnya nabi - nabi palsu, fenomena munculnya aliran - aliran sesat, sikap warga Muhammadiyah.
Muhammad itu sekali - kali bukanlah bapak dari seorang laki - laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi - nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS: Al-Ahzab Ayat: 40)
ü  Bahwa agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah apa yang diturunkan Allah SWT berup aperintah, larangan, dan petunjuk - petunjuk untuk kebaikan manusia di dunia dan akhirat ( Kitab Masalah Lima )
Pedoman hidup yang fundamental adalah menuruti perintah, menjauhi larangan dan mengikiti petunjuk - petunjuk-Nya.

“Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (QS: Al-Hasyr Ayat: 7)
Selain itu terdapat pada (QS: An-Nuur Ayat: 54), (An Nisaa : 59), (QS: Muhammad Ayat: 33), Al anfal ayat 20, Ali Imran ayat 32
ü  Muhammadiyah dalam paham agamanya bersumber pada Al Quran dan Sunnah maqbulah dengan menggunakan akal pikiran yang sesuai jiwa ajarran Islam ( MKCH butir ke 3 )
Ideologi islam transformatif ( pandangan kegamaan yang berorientasi kepada perubahan dan kemaslahatan di kalangan umat ), tidak kaku, ekstrim, fundamentalis. Islam yang berkemajuan.
ü  Muhammadiyah memandang Islam sebagai agama yang komprehensif atau menyeluruh meliputi :
-          Akidah
-          Akhlaq
-          Ibadah
-          Mu`amalah duniawiah
( MKCH butir ke 4 )
ü  Muhammadiyah memaknai tajdid mengandung pengertian pemurnian ( purifikasi ) dan pembaruan ( dinamisasi ) ( AD Muhammadiyah tahun 2005, Munas Tarjih di Malang )

“Islam itu asing pada awalnya, dan akan kembali asing seperti pada awalnya. Maka beruntunglah orang - orang yang asing”. ( HR Muslim )

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

GERAKAN ISLAM DALAM MKCH MUHAMMADIYAH
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs


Gerakan Islam ( dalam MKCH atau Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup disebutkan ) :
1.    Muhammadiyah berasas Islam, bercita - cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar - benarnya
2. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah agama Allah yang diwahyukan kepada para Rasul-Nya
3.      Muhammadiyah mengamalkan Islam berdasarkan Al Qur`an dan As Sunnah
4.   Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran - ajaran Islam ( `aqidah, Ibadah, akhlaq, Mu`amalat duniawiyat)
5.   Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia untuk bersama - sama menjadikan Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafurun.

Gerakan Da`wah AMNM :
Tiga diensi Da`wah yaitu :
1.      Dimensi kerisalahan ( Q.S. Al Ma`idah ayat 67 )
2.      Dimensi Kerahmatan ( Q.S. Al Anbiya ayat 107 )
3.      Dimensi kesejahteraan ( Q.S. Al Hasyr ayat 18 )

Gerakan Tajdid yaitu :
1.      Pembaharuan ( Reformasi, Transformasi )
2.      Pemurnian ( Purifikasi )
3.      Dialog normativitas ( al Quran dan As Sunnah ) dengan historisitas (Kemanusiaan )
4.      Iman dan Kemajuan atau Islam yang berkemajua

Amal Usaha yaitu :
Tercantum dalam Pasal 7 ayat 1 AD Muhammadiyah yang berbunyi “ Untuk mencapai maksud dan tujuannya, Muhammadiyah melaksanakan Dakwah Amar Ma`ruf Nahi Mungkar dan Tajdid yang diwujudkan dalam ussaha di segala bidang kehidupan”


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KILAS BALIK DAN IDENTITAS MUHAMMADIYAH
Oleh Muh. Aziz, M.Kom, M.Cs

Mata rantai Kebangkitan Islam
1.      Ibnu Taimiyah ( 1263 - 1328 );
2.      Muhammad bin Abdul Wahab ( 1703 - 1787 );
3.      Jamaluddin Al-Afghani ( 1839 - 1897 );
4.      Muhammad Abduh ( 1849 - 1905 );

Di Hindia Belanda ( ketika itu ) lahir lah organisasi Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 / 08 Dzulhijjah 1330. Muhammadiyah ada sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945.

Faktor berdirinya Muhammadiyah antara lain :
1.      Faktor Subyektif
a.      Pemahaman KH Ahmad Dahlan terhadap Al - Quran, seperti Surat Ali Imran yang artinya “Dan Hendaklah Diantara Kamu Ada Segolongan Umat Yang Menyeru Kepada Kebajikan Menyuruh Kepada Yang Ma'ruf Dan Mencegah Dari Yang Munkar. Maka Mereka Itulah Orang-Orang Yang Beruntung. (Q.S. Ali 'Imran [3]: 104)”
b.      Semangat pembaharuan Islam yang di bawa oleh KH Ahmad Dahlan sekembalinya belajar dari Mekah.
2.      Faktor Obyekif ( Internal dan Eksternal )
a.      Ketidakmurnian dalam pemahaman dan pengalaman ajaran Islam
b.      Kelemahan pendidikan Islam dalam menyiapkan generasi Islam untuk merespons tantangan zaman
c.       Meningkatkan gerakan 3G (Gold = emas = paham merkantilisme mendorong semangat bangsa eropa untuk mencari kekayaan sebanyak-banyaknya, glory = kejayaan = semangat mencari kekayaan tersebut beriringan dengan semangat mencapai kejayaan dan kesucian. gospel = kesucian = penyebaran agama kristen ke Indonesia)
d.     Penetrasi budaya Eropa

MUHAMMADIYAH ????
1.      Secara Etimologis : Muhammadiyah ditambah dengan kata ya ( nisbah ) yang artinya Pengikut Nabi Muhammad SAW.
2.      “Muhammadiyah adalah gerakan Islam Da`wah amar Ma`ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al - Qur`an dan As Sunnah.” ( tercantum dalam AD Muhammadiyah Bab III Pasal 4, ayat 1 )

Maksud dan tujuan Muhammadiyah
“Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar - benarnya”. ) tercantum dalam AD Muhammadiyah Bab III, Pasal 6 )

Identitas Muhammadiyah
1.      Gerakan Islam
2.      Gerakan Da`wah Amar Ma`ruf Nahyi Munkar

3.      Gerakan Tajdid

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SASARAN DAKWAH
Oleh Siti Majidah, Lc, MA.


1.      Sasaran yang menyangkut kelompok masyarakat dilihat dari segi sosiologis seperti; masyarakat terasing. pedesaan, kota besar dan kecil.
2.      Sasaran yang menyangkut golongan masyarakat dilihat dari segi struktur kelembagaan masyarakat, pemerintah dan keluarga.
3.      Sasaran yang berupa kelompok masyarakat dari segi sosial kultural beruba golongan priyayi, abangan dan santri.
4.      Sasaran yang dilihat dari segi okupasional (profesi/pekerjaan) berupa; petani, pedagang, pegawai dsb.
5.      Sasaran yang berupa golongan masyarakat dilihat dari segi usianya.
6.      Sasaran yang dilihat dari segi tingkat hidup sosial-ekonomis.
7.      Sasaran yang dilihat dari segi kelaminnya. Contoh; pria/wanita.
8.      Sasaran yang dilihat dari segi kelompok khusus seperti tuna susila, tuna wisma, tuna karya, narapidana dsb.

“Permudahlah dan jangan kamu persulit, gembirakanlah dan jangan kamu mengatakan sesuatu yang menyebabkan ia lari dari padamu”
          
Hadis diatas merupakan salah satu pesan Nabi kepada Muadz bin Jabal dan Abu Musa al Asy’ari ketika mereka mengemban tugas dakwah ke Yaman. Pesan tersebut mengandung nilai persuasif dan motivatif terhadap orang lain tentang kebenaran yang disampaikan kepadanya.
           oleh karena itu berkaitan dalam proses dakwah agar berhasil mencapai target yang diinginkan maka pemenuhan akan kebutuhan hidup masyarakat perlu diperhatikan karena tanpa memerhatikan motif-motif pokok manusia maka usaha dalam dakwah akan terasa nihil dan tidak tercapai.

Beberapa Strategi Dakwah
            Dalam menghadapi kompleksitas problematika obyek dakwah termasuk problem sosial dan kemanusiaan, maka diperlukan beberapa strategi dakwah agar dakwah bisa berpartisipasi dalam pelbagai problematika tersebut. Diantara strategi itu yakni :
1.      Dakwah harus dimulai dengan mencari “kebutuhan masyarakat”.
2.      Dakwah dilakukan secara terpadu. Dengan arti lain segala aspek kebutuhan masyarakat dapat terjangkau oleh program dakwah dan melibatkan pelbagai unsur masyarakat.
3.      Dakwah dilakukan dengan pendekatan partisipasi dari bawah.
4.      Dakwah dilakukan dengan memperhatikan proses sistematika pemecahan masalah. Artinya program dakwah yang dilakukan masyarakat sejauh mungkin diproses menurut langkah-langkah pemecahan masalah.
5.      Program dakwah dilakukan oleh seorang da’I yang bertindak sebagai motivator.
6.      Program dakwah didasarkan atas asas swadaya dan kerjasama masyarakat.

  PROBLEMATIKA MANUSIA MODERN
1.      Industrialisasi  dan komersialisasi yaitu manusia dihadapkan pada proses peralihan kehidupan bertani kepada cara kehidupan industri. Proses industrialisasi menumbuhkan aspek kompetitif dan induvidualisme. Sehingga etika masyarakat industri menentang cita-cita keagamaan dalam memecahkan problem modern.
2.      Gejala Alienasi / perasaan terasing yaitu adanya hubungan manusia yang salng tidak mengenal dan bersifat impersonal serta diatur oleh hukum-hkum abstrak sehingga membuat orang merasa takut dalam menghadapi kehidupan.

Bagaimana dakwah islam menjawab hal tersebut ???
  Mengembangan dan memperbaharui pemahaman agama yang bersifat fungsional bukan substansial dan simbolitikal saja.
  Integritas positif keagamaan ke dalam keseluruh sistem .
  Integriitas dakwah keluar jika dakwah sanggup menjadi peyangga kesatuan masyarakat.

PROBLEMATIKA DAKWAH DALAM KANCAH INTERNASIONAL

Problem berpangkal dari kenyataan filosofis dunia yang bercorak materialisme, sosialisme-komunitas 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Looker